WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Lain-lain

Ditulis oleh BCC

Oleh Erdy Nasrul dari Makkah

IHRAM.CO.ID, MAKKAH — Penyelenggaraan haji Indonesia mendapatkan apresiasi Muassasah. Lembaga swasta yang mengawasi pelayanan haji itu menilai meskipun jamaah Indonesia mencapai ratusan ribu, dapat dikelola dengan baik.

Hal itu disampaikan Konsul Jenderal RI di Jeddah M Hery Saripudin di Kantor Daerah Kerja Makkah pada Kamis (2/8) sore. “Level kita adalah baik di mata muassasah. Ini harus kita jaga,” tambahnya.

Pengorganisasian jamaah haji terlihat dalam penyambutan mereka di setiap bandara. Jamaah kemudian digerakkan menuju hotel. Kemudian makanan mereka juga terjaga. Gizi jamaah terjaga sehingga selalu sehat.

Petugas juga tersebar di berbagai titik keramaian jamaah. Ada yang masuk dalam tim transportasi mengawal pergerakan mereka dari hotel menuju Masjid al-Haram. Lainnya melindungi mereka ketika berada di Masjid al-Haram.

Tim kesehatan juga memberikan pelayanan kepada jamaah sakit.  Pengelolaan haji tersebut harus dijaga, karena menjadi ciri bangsa. Masyarakat Arab Saudi mengagumi jamaah haji Indonesia yang berakhlak mulia.

Jamaah Indonesia terus berdatangan ke Makkah. Hingga Jumat (3/8) sebanyak 60 ribuan orang sudah memasuki kota suci itu. Mereka meramaikan berbagai wilayah Makkah, seperti Syisyah, Misfalah, Mahbas Jin, Rei Bakhsy, Jarwal, dan Raudhah.

Meski sebagian penginapan mereka jauh dari al-Haram, jamaah tetap mudah menjangkau masjid tersebut. Mereka menumpangi Bus Shalawat yang menjemput mereka di penginapan dan berangkat menuju masjid suci.

Jamaah juga membangun komunikasi dengan penduduk setempat. Mereka membeli sejumlah produk, seperti makanan, busana, dan aksesoris, untuk oleh-oleh yang dibagikan ke kerabat setelah selesai melaksanakan haji dan tiba di Tanah Air.

Berikan komentar