Jepang

Ga Semua Powerbank Boleh Dibawa di Pesawat, Simak Tips Ini Biar Lolos

Ditulis oleh BCC

Content provided by Keepo. Powerbank (pb) udah jadi salah satu aksesoris tambahan buat mereka yang kerjanya sering mobile. Tapi, tahu gak kalo sejak tanggal 9 Maret yang lalu, Kemenhub sendiri udah menetapkan aturan mengenai besaran energi yang boleh kalian bawa ke kabin pesawat? Apakah milikmu udah masuk standar tersebut? Masih gak tahu cara ngeliat Wh-nya? Eh kamu sendiri gak tahu apa itu Wh? Ya udah, mari kita bahas lebih lanjut soal ini.

Apa sih Wh itu?

Wh atau watt-hour adalah satuan yang menyatakan energi total pada sebuah batere. Biasanya informasi mengenai Wh bisa kamu temukan di salah satu sisi powerbank atau di luar kotaknya. Tapi gak semua produsen pb mencantumkannya. Karena itu kamu perlu menghitungnya secara manual.

Baca Juga: Tips Beli Powerbank Berkualitas, Biar Selalu Awet dan Tahan Lama!

Kenapa kok dilarang?

Dalam surat edaran Kemenhub, larangan membawa pb ke pesawat karena adanya risiko ledakan atau kebakaran pada baterai litium cadangan. Selain itu juga harus ditempatkan di bagasi kabin dengan maksimal kapasitas 100 Wh. Untuk pb yang kapasitas 100 Wh-160 Wh, harus punya persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing. Selain itu, kamu juga hanya bisa membawa maksimal dua unit powerbankSelain itu, kamu juga dilarang untuk menggunakannya selama penerbangan.

Supaya gak disita, ketahui terlebih dahulu kapasitas powerbank kalian.

Kalian pasti udah tahu kan berapa kapasitas daya yang dimiliki pb kalian? Kalau belum, silahkan cek tulisan yang ada di salah satu sisinya atau di kotak kemasannya. Misal, kapasitas baterai yang tertera adalah 10.000 mAh.

Kemudian, carilah besaran dari voltase, biasanya antara 3,8 V atau 5V. Biasanya informasi ini juga terdapat di tempat yang sama dengan informasi kapasitas baterai. Kita ambil contoh, voltase-nya adalah 5V.

Hitung dengan menggunakan rumus Fisika SMP

Kalo udah, kalian harus melakukan konversi dari Mega Ampere ke Ampere, sehingga 10.000 mAh akan dibagi dengan 1000 menjadi 10Ah. Inilah yang kita gunakan ke dalam rumus Fisika yang pernah kalian pelajari di SMP. Rumusnya adalah 10Ah x 5V, sehingga akan menghasilkan angka 50Wh.

Jadi, kalo kita melihat surat edaran Kemenhub sendiri, pb yang boleh kita bawa ke dalam kabin pesawat adalah yang maksimal berkapasitas 42.000 mAh dan dengan voltase 3,8V.

So, jangan lupa buat cek pb kalian apa memenuhi syarat atau tidak sesuai dengan surat edaran Kemenhub. Lagian, apa ada dari kalian yang punya pb dengan kapasitas lebih dari 42.000 mAh? Wah, bisa buat ngecas mobil listrik tuh!

Comments

Berikan komentar