Bisnis

Perbaikan Jalur Tengah Ditargetkan Rampung H-6 Lebaran 2018

Ditulis oleh BCC

Berita.CC, Bojonegoro – Jalur tengah yang menghubungkan Bojonegoro Ngawi-Bojonegoro-Nganjuk dan Cepu, Blora dikebut pengerjaannya. Ditargetkan perbaikan jalur tengah penghubung antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah ini, selesai H-6 Lebaran 2018 ini.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Iskandar, perbaikan jalan sudah dilakukan satu pekan ini. Misalnya, jalan di kawasan hutan jati Watu Jago, dipercepat pengerjaannya. Alasannya, medan jalan yang sempit dan berkelok, dikebut pengerjaannya.”Ya, memang dikebut pengerjaannya, dengan target H-6 Lebaran selesai,” ujarnya pada Berita.CC.Kamis, 3 Mei 2018.

Baca juga: Jika Pantura Macet, Jalur Tengah Jadi Jalur Alternatif Pemudik

Jalur tengah yang melintas di Kabupaten Bojonegoro menjadi poros penghubung antara lima kabupaten. Yaitu antara Bojonegoro-Ngawi sejauh 70 kilometer, kemudian Bojonegoro-Cepu sejauh 36 kilometer. Juga Bojonegoro-Nganjuk sejauh 54 kilometer serta Bojonegoro-Babat, Lamongan sejauh 35 kilometer dan Bojonegoro-Tuban sejauh 60 kilometer.

Untuk jalur Bojonegoro-Ngawi, rehabilitasi jalan difokuskan di kawasan hutan jati Watu Jago. Daerah ini masuk kategori jalan rawan kecelakaan lalu lintas. Selain karena bahu jalan hanya 8 meter, juga kondisinya berkelok, naik turun dan rawan longsor. Kondisi yang sama juga berada pada jalan di arah Bojonegoro-Nganjuk, terutama di hutan jati Temayang. Yaitu jalan sempit, berkelok, naik turun dan rawan longsor. Sejak satu pekan ini, ada perbaikan jalan. Mulai pengaspalan jalan berlubang, pengerukan, jalan bergelombang.

Begitu juga dengan perbaikan jalan di jalur Bojonegoro-Cepu sejauh 36 kilometer. Perbaikan jalan terutama berada di jalur Desa Ngraho, Kecamatan Gayam. Kawasan jalan di lokasi ini rawan rusak akibat volume kendaraan tinggi, dari arah kawasan tambang Blok Cepu. Sedangkan perbaikan arah ke timur yaitu, Bojonegoro-Babat, juga telah dilakukan. Beberapa titik jalan dibuat jalur buka-tutup, yang digunakan pekerja mengeruk dan sebagian mengaspal landasan.

Iskandar menyebutkan, pengerjaan jalur di Jalan Nasional dan Jalan Regional ini, dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII. Fokusnya, terutama untuk jalur utama yang menghubungkan antara Jalan Nasional di Babat-Bojonegoro-Cepu-Blora. Untuk jalur tersebut, diupayakan selesai satu pekan sebelum lebaran.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Mudji Slamet mengatakan, perbaikan jalan di Jalur Pantura mutlak dilakukan menjelang Lebaran 2018. Terutama di ruas jalan Pantura tepatnya di Jalan Daendles, dan juga jalur penghubung Pantura menuju jalur tengah, melewati Kecamatan Widang. ”Perbaikannya dikebut,” ujarnya pada Berita.CC. Rabu 2 Mei 2018.

Berikan komentar