WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Bisnis

Setelah ke Luhut Pandjaitan, Pilot Garuda Mengadu ke Kemnaker

Ditulis oleh BCC

Berita.CC, Jakarta – Perwakilan Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) hari ini, 4 Juni 2018, mendatangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

“Kami datang ke Kementerian Ketenagakerjaan ini menindaklanjuti salah satu respons pemerintah terhadap permasalahan di Garuda Indonesia,”ujar Presiden APG Bintang Handono kepada Berita.CC. Senin 4 Juni 2018.

Baca juga: Pilot Garuda Ancam Mogok, Perbaikan Kinerja Bakal Makin Sulit

Bintang mengatakan ia dan rombongan tiba di Kantor Kementerian Tenaga Kerja sekitar pukul 09.00 dan diterima Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Perindustrian Kementerian Tenaga Kerja, Jhon Daniel Saragih. “Kami diterima pak Jhon, karena Menteri dan Dirjen sedang berada di luar negeri, Jenewa,” kata Bintang.

Meski tidak menjelaskan secara rinci poin poin dari pertemuan, Bintang mengatakan, sangat menghargai dan mengapresiasi respons pemerintah tersebut. “Tujuan kami sejak awal, bagaimana pemerintah merespons tuntutan kami, jadi Kementerian apapun yang merespons bagi kami itu adalah bagian dari pemerintah.”

Simak: Pilot Ancam Mogok, Jokowi Diminta Bantu Perbaiki Kinerja Garuda

Sebelumnya APG dan Sekarga telah bertemu Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan untuk menyampaikan beberapa persoalan mendalam yang menjadi akar permasalahan dari menurunnya kinerja Garuda, terutama sejak pertengahan 2017.

“Pada kesempatan tersebut Pak Luhut menyampaikan kesediaannya untuk membantu mencari solusi terbaik yang diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari berbagai persoalan di tubuh Garuda,” kata Bintang.

Baca: Pilot Garuda Berencana Mogok Kerja, YLKI Beberkan Risikonya

Asosiasi Pilot Garuda dan Sekarga, kata dia, menyambut baik pertemuan tersebut. Dia berharap pertemuan tersebut menghasilkan solusi.

Berikan komentar