Politik

Yusril Ihza Siap Jadi Capres atau Cawapres dari Koalisi Keumatan

Ditulis oleh BCC

Berita.CC, Jakarta – Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan koalisi keumatan kemungkinan akan membicarakan mengenai calon wakil presiden untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sebab, sejak semula Prabowo sudah mendeklarasikan siap menjadi calon presiden pada pemilu 2019.

“Kalau beliau (Prabowo) tak ada halangan apa-apa maju sebagai capres, maka yang harus diputuskan siapa yang akan menjadi cawapresnya,” ujar Yusril kepada awak media di kawasan Kasablanka, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Empat Partai Ini Bentuk Koalisi

Akhir pekan lalu, Rizieq Shihab menyarakan agar Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta Partai Bulan Bintang (PBB) membentuk koalisi yang menjunjung keumatan. Hal itu disampaikan Rizieq saat Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengunjunginya seusai ibadah umrah di Mekkah, 2 Juni 2018.

Baca juga: Prabowo dan Amien Rais Bertemu Rizieq Shihab di Mekah

Menurut Yusril, koalisi keumatan nantinya memilih cawapres yang akan mendongkrak elektabilitas Prabowo. Hal ini akan dibicarakan secara objektif dan terbuka dalam koalisi. “Sebab kalau tak menaikkan elektabilitas (Prabowo) ya tak ada manfaatnya sama sekali,” katanya.

Yusril menilai, urgensi dari pertemuan mereka nantinya akan menentukan siapa capres dan cawapres dari koalisi ini. Koalisi ini, kata dia, terbentuk untuk memenuhi angka dari Presidensial Threshold sebesar 25 persen suara sah dari pemilu 2014. “Walaupun kami tak begitu happy dengan aturan ini tapi itulah aturan yang berlaku,” ucapnya.

Baca juga: Rizieq Shihab Menolak Diusung Jadi Capres 2019

Di sisi lain, Yusril mengaku siap jika dalam koalisi keumatan dia akan dicalonkan sebagai capres atau cawapres. Dia menyatakan kesiapan jika disuruh maju dalam pemilihan umum 2019 nanti. “Insya Allah, tak jadi masalah,” tuturnya.

Berikan komentar