WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Lain-lain

Sebanyak 2.500 Surat Suara untuk Pilkada Kota Bekasi Rusak

Ditulis oleh BCC

Berita.CC, Bekasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menemukan 2.500 surat suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi 2018 dalam kondisi rusak. Kerusakan surat suara teridentifikasi ketika petugas melakukan penyortiran dan pelipatan.

“Kami sudah meminta pengganti surat suara  pilkada yang rusak itu kepada percetakan,” kata Komisioner Divisi Umum, Keuangan, dan Logistik KPU Kota Bekasi Kanti Prayogo, Senin, 4 Mei 2018.

Baca: Pilkada Jawa Tengah, Warga NU Diminta Menangkan Ida Fauziyah

Menurut dia surat suara tiba di kantor KPU Kota Bekasi pada 23 Mei 2018. Selama lima hari dilakukan penyortiran dan pelipatan ditemukan ribuan surat suara tak bisa digunakan untuk pemungutan suara. “Kategori rusak karena ada bercak tinta pada gambar pasangan calon, surat suara bolong, dan gambar buram,” kata Kanti.

KPU Kota Bekasi, kata dia, telah mengembalikan surat suara yang rusak itu kepada perusahaan yang memenangkan lelang pencetakan, yaitu PT Temprina di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Menurut dia, perusahaan itu juga telah mengganti dengan yang baru. “Penggantinya juga telah disortir dan dilipat,” katanya.

Simak: Aher Optimistis Sudrajat-Ahmad Syaikhu Menang Pilkada Jawa Barat

Ia menuturkan total sebanyak 1.472.159 surat suara yang disiapkan.  berdasarkan data pemilih tetap di Kota Bekasi. Jumlah itu dilebihkan  2,5 persen sesuai dengan peraturan yang ada. Adapun logistik surat surat suara kini disimpan gudang milik KPU di Jalan Agus Salim. “Didistribusikan ke PPS lalu ke TPS pada 25 Juni bersamaan dengan logistik lain,” kata dia.

Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi Sholihin meminta KPU melakukan pengawasan terhadap surat suara yang rusak yang dikembalikan ke perusahaan percetakan. Tujuannya untuk menghindari  penyalahgunaan surat suara rusak dalam proses coblosan pada 27 Juni 2018. “Jangan sampai surat suara itu pindah ke tangan yang tak bertanggung jawab,” kata dia.

Lihat: Babinsa Se-Jawa Barat Siap Amankan Pilkada 2018

Pilkada Kota Bekasi diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu nomor urut 1 Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono yang diusung oleh koalisi besar di antaranya Partai Golkar, Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura; serta nomor urut 2 Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra.

ADI WARSONO

Berikan komentar