WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Regional

69 Ton Bantuan dari Jawa Tengah untuk Korban Gempa Lombok

Ditulis oleh BCC

BOYOLALI, Berita.cc – Puluhan ton bantuan untuk korban gempa bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikirimkan dari Posko Lanud Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (11/8/2018).

Bantuan berupa selimut, beras, mie instan, popok bayi, susu, tenda dan obat-obatan itu terkumpul dari TNI-Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat se-Jawa Tengah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, bantuan yang dikirimkan ke Lombok berjumlah 69 ton.

Baca juga: Presiden Sebut RI Belum Butuh Bantuan Asing Tangani Gempa Lombok

Bantuan itu dikirim dengan empat pesawat terbang terdiri dari tiga jenis, yaitu Hercules C-130, CN-295, dan CN-235.

“Bantuan itu diangkut menggunakan empat pesawat terbang. Pesawat yang besar bisa mengangkut sekitar 12,5 ton bantuan dan yang kecil bisa 2,5 ton,” kata Condro, di Posko Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Pengiriman bantuan dilakukan dengan tiga kali penerbangan.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Bertambah Menjadi 321 Orang

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk kepekaan sosial masyarakat Jawa Tengah.

“Keterbatasan angkatan udara berupa barang, saya mengimbau kepada masyarakat yang peduli dan ingin berpartisipasi menyumbangkan kelebihan yang dimiliki untuk segera menyalurkan dalam bentuk uang,” ujar Wuryanto. 

Bantuan berupa uang, lanjut dia, efektif, terutama untuk mendirikan bangunan rumah maupun fasilitas umum lainnya.

Baca juga: Pimpin Rapat Penanganan Dampak Gempa Lombok, Ini Instruksi Jokowi

Danlanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang mengatakan, pengiriman bantuan yang dilakukan hari ini sebanyak 25 ton. 

“Sisanya akan kami koordinasikan dengan Mabes TNI AU. Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah menyelesaikan pengiriman logistik bantuan kemanusiaan ini,” ujar Indan. 

Berikan komentar