WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Nusantara

Ini Identitas 9 Penumpang Pesawat Dimonim Air yang Hilang Kontak di Oksibil

Ditulis oleh BCC

JAYAPURA – Posisi pesawat perintis jenis PK-HVQ milik operator Dimonim Air yang hilang kontak dalam penerbangan menuju Oksibil, Papua, hingga Sabtu (11/8/2018) sore belum diketahui. Begitu juga kondisi sembilan penumpang, termasuk dua kru pesawat.

Pesawat ini dipiloti Leslie Sevuve dan co pilot Wayan Sugiarta. Adapun nama-nama ketujuh penumpang pesawat, yakni Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus dan Jumaidi.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Michael mengatakan, dari laporan yang diterima, pesawat terbang dari Tanah Merah sekitar pukul 13.42 WIT. Pesawat itu seharusnya tiba di Oksibil sekitar pukul 14.20 WIT, namun hingga kini belum diketahui keberadaannya. ”Tanah Merah-Oksibil dapat ditempuh sekitar 45 menit,” kata Kapolres.

Ilustrasi pesawat (Foto: AFP)

Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Sindu Rahayu sebelumnya mengatakan, pesawat PK-HVQ itu melakukan kontak pertama dengan Tower Oksibil pada pukul 14.11 WIT. Komunikasi terakhir terjadi pada pukul 14.17 WIT. Saat itu, pesawat PK-HVQ melaporkan posisi di ketinggian 7.000 feet.

(Baca Juga : Tim SAR Cari Pesawat Hilang Kontak di Oksibil Papua)

Setelah komunikasi terakhir dengan PK-HVQ, Tower Oksibil mengambil tindakan dengan menghubungi Unit ARO Sentani pada pukul 15.10 WIT. Upaya pencarian pesawat PK-HVQ juga dilakukan dengan cross check trafic ke Tower Tanah Merah, Dekai, Sentani dan Wamena sampai dengan pukul 15.35 WIT. Namun, keberadaan pesawat belum mendapatkan titik terang.

“Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke telah berkoordinasi dengan perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Sentani dan Kantor SAR terkait kejadian ini dan segera membentuk posko bersama untuk melakukan pencarian dan penyelamatan,” kata Sindu Rahayu.

(Baca Juga : Kronologi Pesawat Perintis Hilang Kontak di Oksibil Papua)

(erh)


Berikan komentar