WEBSITE INI DIJUAL
Total artikel lebih dari 12,000.
Hubungi +1 816 281 6441 (WhatsApp)
KIRIM PESAN WA SEKARANG
FEE BAGI PERANTARA/PIHAK KETIGA Rp. 10,000,000 ke atas
Peristiwa

Seluruh mahasiswa dan pelajar yang hanyut di Sungai Asahan ditemukan

Ditulis oleh BCC

Berita.cc – Dua lagi korban hanyut di Sungai Asahan, Sumut, ditemukan tak bernyawa, Sabtu (11/8). Pencarian tim gabungan selesai karena jasad ketiga mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) dan seorang pelajar yang sempat hilang telah dievakuasi.

Korban yang terakhir ditemukan yakni: Dwihadi Mahendra (21), mahasiswa UMN Medan, asal Lubuk Basung, Bukit Tinggi, Sumatera Barat, dan Ferry (14), pelajar SMP, asal Siumbut Baru, Kisaran Timur, Asahan.

“Kedua korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wib tadi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga, kepada wartawan, Sabtu (11/8).

Kedua jasad koban ditemukan di lokasi yang tidak begitu jauh. Tubuh mereka didapati di aliran Sungai Asahan pada titik Ulak Merbo atau Tangkahan Km 3, antara bedeng dengan air tenang Desa Marjanji Aceh, Aek songsongan, Asahan.

Kedua korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Aek Ledong. Selanjutnya jasadnya diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke kampung halaman masing-masing.

Dengan temuan kedua korban ini, sudah seluruh atau 4 korban hilang berhasil ditemukan. Dua jasad mahasiswa UMN Medan lainnya, yakni Maya Daulay (21) dan Maulidia Batubara (21), warga Tembung, Deli Serdang, telah lebih dulu dievakuasi, kemarin. Jasad keduanya didapati di dekat jembatan Bandar Pulau. Jenazah mereka telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Semoga semua korban khusnul khotimah, dan keluarga tabah menghadapi musibah,” ucap Khaidir.

Seperti diberitakan, tiga mahasiswa UMN Medan dan seorang pelajar hilang setelah hanyut di Sungai Asahan, Rabu (8/8). Petaka itu terjadi saat rombongan mereka rekreasi di sungai berarus deras itu.

Musibah ini berawal saat 8 mahasiswa UMN ditemani 6 orang warga Kelurahan Siumbut-umbut, Kisaran, mendatangi aliran Sungai Asahan di Desa Marjanji Aceh. Mereka dikabarkan ingin rekreasi selepas Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Rombongan diketahui menumpang mobil pikap dan tiba di sekitar sungai pukul 15.30 Wib. Mereka mandi di tepi sungai. Ternyata dua temannya hanyut terbawa arus.

Mengetahui dua temannya hanyut, tiga orang berusaha menolong. Namun mereka malah terbawa arus Sungai Asahan.

Warga mencoba memberikan pertolongan. Namun hanya seorang yang dapat diselamatkan. [lia]

Berikan komentar